teknik memasak

Suka dengan daging sapi tapi seringkali alot setelah selesai dimasak berjam-jam? Artinya ada yang salah dalam teknik memasaknya. Mungkin kamu salah memotong bentuk dagingnya atau justru terlalu lama memasak. Cara memasak harus dipilih sesuai dengan karakteristik daging, potongannya, jenis masakan hingga alat masak apa saja yang dimiliki. 

Daging yang dipotong dengan tepat akan lebih mudah dimasak sehingga bumbu cepat meresap. Hasilnya pun daging bisa terasa juicy, tidak alot dan bumbu meresap dengan baik. Beberapa koki bahkan menggunakan termometer khusus untuk memastikan tingkat kematangan di dalam daging yang dipanggang.

Jika meniru para koki masak pasti dirasa sangat sulit, belum lagi melihat berbagai macam alat masak yang lengkap dan mahal. Sebenarnya tidak sulit memasak daging sapi sesuai dengan resep yang diinginkan. Ada macam-macam teknik memasak daging sapi yang sebenarnya mudah, cukup mengetahui teknik dasarnya kamu bisa mengembangkannya.

Kebanyakan orang hanya mengetahui teknik memasak blanching yaitu merebus daging sapi ke dalam air yang telah mendidih. Padahal masih banyak cara memasak yang akan menciptakan tekstur dan rasa yang lebih lezat. Ketika direbus sari dari daging sapi justru keluar dan daging akan terasa hambar walaupun sudah diberikan bumbu yang banyak. 

Teknik Dasar Memasak Daging Sapi

Menghindari rasa hambar dari daging sapi, sebaiknya hindari memasak dengan teknik blanching. Ada banyak sekali teknik yang lain bisa digunakan di rumah. Beberapa teknik ini juga sering digunakan oleh para koki profesional. Jadi cukup pilih salah satunya yang sesuai dengan resep. 

Teknik Menumis (Stir Frying)

Daging ditumis
Teknik menumis daging sapi. / Foto : Shutterstock

Teknik yang paling mudah untuk memasak daging adalah dengan menumisnya. Supaya berhasil dalam memasak dengan teknik ini, daging harus dipotong sangat tipis dan minyak harus sedikit. Alat masak yang digunakan bisa berupa teflon atau wajan. Satu keunggulan dari menumis daging adalah bisa ditambahkan beberapa bahan. Misalnya saja sayuran, bawang bombay, paprika dan dimasak bersama dalam satu wajan. 

Jenis daging yang paling cepat dimasak adalah sirloin yang cukup empuk untuk dimasak menjadi steak. Namun daging sirloin harus dipotong sangat tipis berlawanan dengan arah serat. Sehingga nantinya setelah matang tekstur daging tidak alot seperti karet. 

Teknik Membakar (Grilling)

membakar daging
Pembakaran patty daging sapi. / Foto : Shutterstock

Daging sapi dibakar pasti sudah tidak asing lagi, teknik ini bisa menggunakan api besar, sedang atau kecil. Berbagai macam jenis daging bisa dibakar mulai dari steak hingga patty burger. Membakar dengan arang lebih sulit dibandingkan dengan menggunakan gas. Namun daging lebih cepat matang dan memiliki cita rasa yang berbeda. 

Membakar menggunakan gas lebih mudah karena pengaturan suhu panas dilakukan secara otomatis. Sedangkan membakar dengan arang harus menambahkan secara manual dan menciptakan suhu panas membutuhkan waktu. Beberapa jenis daging yang bagus untuk dibakar adalah T-bones steak dan rusuk sapi. 

Teknik Merebus (Stewing)

stewing daging
Teknik stewing daging sapi. / Foto : Shutterstock

Teknik ini adalah merebus daging, hanya saja daging yang dimasak dipotong terlebih dahulu kecil-kecil. Ukuran daging seperti dadu dan bisa ditambahkan dengan sayuran seperti kentang, bawang bombay dan juga paprika. Di supermarket biasanya banyak tersedia potongan daging untuk memasak stew. 

Baca juga:   Belajar Teknik Memasak Deep Frying yang Renyah dan Garing

Perlu diingat untuk merebus perlu banyak air yang digunakan sejak awal. Bahkan Anda bisa membuat mi rebus daging dengan cara masak ini. Tambahkan beberapa bumbu seperti herbs dan mi bisa diberikan pada saat akan diangkat. 

Teknik Braising Daging

braising daging sapi
Daging sapi dimasak dengan teknik braising. / Foto : Shutterstock

Hampir mirip dengan merebus namun jumlah air yang digunakan sangat sedikit. Istilah orang Jawa adalah diungkep. Cara memasaknya adalah menggunakan api kecil hingga sedang dan memasak dalam waktu yang cukup lama. Teknik ini akan mengempukkan daging yang dipotong dalam ukuran cukup besar. Tidak hanya digunakan pada daging sapi saja, namun juga sering digunakan memasak daging babi. 

Dimulai dengan cara memberikan bumbu terlebih dahulu pada daging kemudian diungkep le dalam panci sambil ditutup. Uap panas di dalam panci akan membuat daging menjadi lebih berasa bumbunya.  Selain menggunakan air Anda bisa menambahkan kaldu. Beberapa mesin braising otomatis dari listrik bisa juga digunakan. 

Teknik Memasak dengan Skillet

memasak daging cincang
Teknik skillet dengan daging cincing. / Foto : Shutterstock

Teknik ini digunakan untuk memasak daging cincang seperti untuk saus spaghetti atau tacos. Secara umum cara memasaknya adalah dengan memanasikan daging cincing di atas skillet kemudian memanaskannya secara perlahan.  Hindari untuk memasukan daging ke dalam skillet yang panas karena akan membuat daging menjadi gosong. 

Hindari juga untuk memasukan terlalu banyak bahan atau daging karena nantinya lemak daging akan keluar dan memenuhi skillet. 

Teknik Memanggang (Roasting)

Daging sapi dipanggang
Daging sapi yang telah dipanggang. / Foto : Shutterstock

Memanggang adalah salah satu teknik memasak kering yang menggunakan temperatur tinggi atau mengkombinasikan panas tinggi dan rendah. Temperatur yang tinggi akan membuat dahing sapi lebih berair di dalam namun krispi di bagian luarnya. Sedangkan temperatur rendah akan memasak daging dengan matang keseluruhan. 

Apabila ingin memasak daging berukuran kecil sebaiknya atur temperatur tinggi hingga matang medium rare. Sedangkan untuk daging yang lebih besar masaklah dengan temperatur rendah di awal dan di akhir. Di tengah pemasakan atur menjadi suhu yang tinggi. Beberapa jenis bagian daging sapi yang enak dipanggang adalah tenderloin, short loin dan rusuk. ‘

Teknik Mengasapi Daging (Smoking)

mengasapi daging sapi
Daging yang telah diasap. / Foto : Shutterstock

Biasanya bisa digunakan untuk berbagai macam jenis daging namun paling bagus untuk daging yang dipotong besar. Gunakanlah pemanggang dengan arang dan atur temperaturnya rendah namun stabil. Sisihkan arang ke bagian pinggir panggangan segera setelah berubah warna menjadi abu-abu. Jaga panas dari arang dan tambahkan jika perlu. 

Jika menggunakan kayu, sebaiknya balut panggangan dengan alumunium foil di sekitarnya sehingga membuat asap menjadi semakin banyak. Tujuannya adalah untuk membuat suhu panas sekitar 93 derajat Celcius. Lama waktu memasak daging tergantung panas dan biasanya adalah 6 hingga 8 jam.

Teknik Broiling Daging

Teknik ini maksudnya adalah memanggang daging bolak balik di atas temperatur yang sangat tinggi. Pemanggangan bisa dilakukan di atas pan khusus untuk broiling sehingga daging berada beberapa inci di atas api. Baik di dalam atau di luar ruangan teknik memasak ini tetap bisa dilakukan. 

Potongan daging yang tepat untuk teknik dasar memasak ini adalah sama seperti daging steak, burger, dan potongan yang tipis lainnya. Sama seperti memanggang, teknik broiling akan membuat daging lebih kering jadi sebaiknya marinasi daging terlebih dahulu dengan minyak. 

Baca juga:   Tips Cara Masak Rendang Daging Supaya Empuk dan Bumbu Meresap

Apapun teknik yang digunakan, daging tidak menggunakan teknik memasak dengan minyak yang banyak. Daging yang dimasak rata-rata akan mengeluarkan air seperti daging cincang. Menambahkan minyak atau menggoreng deep fry bukanlah solusi yang baik. Daging akan menyerap lebih banyak minyak yang membuat rasa bumbunya hilang.