Makanan khas Bali Indonesia
Ragam makanan khas Bali / Foto : Shutterstock

Berlibur ke Bali tidak hanya dilihat pemandangan indah sawah, gunung dan juga pantai. Aneka ragam hasil bumi yang diolah menjadi makanan khas Bali juga harus dicicipi. Jika kamu saat ini sedang merencanakan untuk liburan ke Bali, jangan lewat aneka kulinernya. 

Setiap masakan daerah di Indonesia selalu memiliki ciri khas yang berbeda. Ciri inilah yang akan selalu diingat oleh orang yang baru saja mencicipinya. Misalnya saja Bali, biasanya selalu dimasak dengan rempah kuning dengan rasa pedas.

Bagi orang yang tidak terlalu suka dengan kunyit maka akan merasakan aroma jamu yang sangat kuat. Tetapi rasa jamu ini akan hilang karena rasa pedas yang diberikan dalam masakan. Jadi jika dibandingkan dengan hidangan daerah lainnya, masakan Bali tidak kalah dengan menggunakan kaya rempah. 

Nama Makanan Khas Bali yang Terkenal Kelezatannya

Tidak suka dengan kunyit bukan berarti tidak bisa merasakan kelezatan dari masakan khas Bali. Ada beberapa jenis masakan yang juga tidak menggunakan kunyit jadi siapa saja bisa menikmatinya. Para pecinta makanan pedas akan merasakan uniknya rempah pedas yang dihidangkan. 

Apa saja makanan Bali yang terkenal kelezatannya? Yuk simak 10 makanan dari Bali yang wajib dicoba oleh wisatawan seperti kamu. 

  • Sate lilit

Penggemar sate wajib mencoba sate lilit khas Bali. Sate ini dibuat bukan dari ayam atau daging sapi melainkan dari ikan. Penyajiannya pun cukup unik karena tidak menggunakan tusuk bambu melainkan menggunakan serai. Cara membuatnya cukup mudah yaitu ikan tuna yang dihaluskan dicampur bersama dengan bumbu rempah. 

Sate lilit khas Bali
Sate lilit sedang dibakar / Foto : Shutterstock

Macam-macam bumbu yang digunakan seperti bawang putih dan merah, daun jeruk, kunyit, dll. Semua dicampur menjadi satu kemudian adonan dililitkan pada batang serai dan dibakar. Tanpa bumbu kacang sate lilit sudah bisa dikonsumsi. 

  • Ayam Betutu

Makanan khas Bali ayam betutu juga sangat terkenal, dan inilah hidangan paling banyak dicari. Bumbu yang digunakan disebut sebagai Base Genep yaitu bawang putih dan merah, kemiri, serai, terasi, daun salam, cabai, lengkuas, daun jeruk, kencur, jahe dan kunir. Semua bumbu dihaluskan dan ditumis kemudian dibalurkan kepada ayam yang sudah diisi dengan daun singkong. 

Ayam Betutu Bali
Ayam Betutu dengan isian daun singkong / Foto : Shutterstock

Ayam akan direbus hingga matang kemudian dibakar sehingga bumbunya benar-benar meresap. Proses memasak yang cukup panjang membuat harga dari ayam betutu tidaklah murah. Satu ayam betutu sangat banyak sehingga biasa dihidangkan untuk satu keluarga.  

  • Nasi Jinggo 

Hidangan sederhana mirip nasi rames di Jawa. Nasi jinggo adalah makanan khas Bali halal yang berisi nasi, dengan lauk pauk seperti suwiran ayam pedas, sayur kacang, mie dan sambal. Menu ini sangat sederhana dan harganya murah, penyajiannya dibungkus dengan daun pisang. 

Pada menu yang sedikit mewah tidak hanya nasi dan lauk pauk tersebut namun juga ditambah sate lilit, telur asin serat sate ayam. Jika ingin wisata di Bali murah maka kamu bisa mencari kuliner ini. 

  • Ikan Sambal Matah

Sekilas namanya sederhana dan sambal matah adalah sambal ciri khas Bali. Ikan yang digunakan bukan ikan biasa melainkan ikan yang telah dibakar. Jenis ikan yang digunakan biasanya bervariasi tergantung dengan hasil tangkapan. Bisa saja ikan tongkol atau kerapu, namun semuanya memiliki rasa yang sangat lezat. 

Baca juga:   10 Makanan Khas Perancis yang Lezat dari Escargot hingga Mousse
Ikan sambal matah Bali
Ikan bakar dengan sambal matah khas Bali / Foto : Shutterstock

Sambal matah berbeda dengan jenis sambal lainnya yang dihaluskan terlebih dahulu. Sambal ini hanya menggunakan bawang merah dan cabai yang diiris kemudian diberikan petis dan juga garam. 

  • Babi Guling

Makanan khas Bali yang tidak halal, namun sangat disukai oleh penggemarnya. Babi guling adalah kuliner legendaris Bali dibuat oleh suku Bali asli. Tradisi babi panggang terkenal di luar negeri, tetapi babi guling Bali tidak kalah terkenalnya. Biasanya disajikan ketika berlangsung upacara adat saja. 

Potongan babi guling
Daging babi guling dalam nasi campur Bali / Foto : Shutterstock

Babi yang ditangkap akan dibakar sambil diputar dan inilah yang membuatnya dinamakan babi guling. Teknik memutar akan membuat semua bagian daging menjadi matang merata. Nah bagi Anda yang beragama islam sebaiknya menghindari kuliner ini. 

  • Urap Bali

Hidangan ini merupakan urap yang dikonsumsi oleh warga Bali saat pagi hari. Nama lengkapnya adalah Jukut Urab Bali, biasanya orang Jawa pecinta urap pasti akan suka dengan makanan ini. Beberapa jenis sayuran yang digunakan seperti bayam, tauge, wortel dan kacang panjang akan dicampur dengan cabai. 

Urap Bali
Urap sayur dengan kelapa khas Bali / Foto : Shutterstock

Jadi rasa dari urap ini sangat pedas dibandingkan urap dari Jawa. Parutan kelapa dan jeruk nipis ditambahkan pada akhir kemudian diaduk merata sebelum dihidangkan. Bisa juga dimakan dengan tambahan lontong. 

  • Bubur Mengguh

Setiap daerah di Indonesia selalu memiliki bubur yang beraneka ragam begitu pula dengan Bali. Bubur Mengguh adalah makanan khas Bali yang berasal dari Desa Tedjakula, Bon Dalem, Buleleng. Ciri khas dari bubur ini adalah tambahan urapan dan juga kacang goreng. Rasa dari bubur ini kaya dengan rempah-rempah dan pedasa, sangat berbeda dengan bubur lainnya yang gurih. 

Bubur Mengguh Bali
Bubur Mengguh khas Bali / Foto : ksmtour.com

Bubur sendiri mendapatkan tambahan bumbu seperti bawang merah dan putih, ketumbar serta kemiri, cabai dan kunyit. Topingnya adalah ayam suwir yang telah direbus dan dibumbui. Urapan dengan parutan kelapa adalah perbedaan yang sangat terlihat. 

  • Timbungan

Hidangan ini sangat unik karena dimasak dengan bambu. Bahan utamanya adalah ikan atau  daging yang kemudian dicampur dengan tumisan bumbu base genep. Timbungan sendiri adalah proses mengawetkan makanan dengan cara memasukannya ke dalam bambu. Nah pada cara ini, daging beserta bumbu dimasukan ke dalam bambu. 

Bambu kemudian dibakar hingga bahan utama di dalamnya matang. Biasanya timbungan akan disajikan bersama dengan bambu selesai dibakar dan dibuka. Beberapa acara keagamaan seperti Kuningan dan Galungan selalu tersedia timbungan. 

  • Entil

Entil adalah lontong namun dibungkus dengan daun nyelep atau tekengidi. Tidak menggunakan daun pisang atau janur yang dianyam seperti ketupat. Entil dibentuk panjang seperti lontong namun diikat sehingga menjadi pipih. Berbeda dengan lontong yang hanya menggunakan beras, makanan ini perlu dicampurkan dengan santan. 

Entil Bali
Entil Bali dengan sayuran / Foto : Carimakanaja.com

Bisa dikatakan bahwa Entil dihidangkan untuk menggantikan nasi. Setelah matang kemudian bungkus daunnya dibuka, kemudian disajikan bersama kacang panjang, kecambah, bayam dan juga sambal kelapa. Rasa dari Entil sangat gurih karena adanya campuran santan. 

  • Lak Lak

Namanya terdengar asing, namun makanan khas Bali ini memiliki cita rasa yang manis. Merupakan sebuah camila, dibuat dari bahan dasar tepung beras, pewarna hijau dari daun suji dan santan serta garam. Setelah dicampur adonan kemudian dicetak yang berbentuk setengah bola. 

Baca juga:   10 Makanan dan Minuman yang Harus Dikonsumsi Saat Flu

Cara memasaknya adalah dipanaskan langsung di atas api hingga menjadi matang. Mirip seperti cara masak kue cubit namun rasanya sangat berbeda. Termasuk sebagai makanan tradisional, setelah matang akan memberikan tekstur yang sangat lembut. Biar lebih menarik biasa ditambahkan toping parutan kelapa dan saus gula aren.